Setetes Darah Untuk Kemanusiaan

Disadari atau  tidak sesungguhnya saat ini kita tengah berada pada atmosfir persaingan hidup yang serba materialistis. Coba saja kita perhatikan apa yang banyak dibicarakan oleh teman-teman di lingkungan kerja kita (mobil baru, renovasi rumah, dan lain sebagainya yang bersentuhan dengan kebendaan).  Kehidupan materialistis berbanding lurus dengan karakter individualis (selfish) dan tentu saja hal ini berdampak pada sensitifitas kita dalam berempati satu sama lain.

Di tengah keadaan seperti disebut di atas, dengan tujuan membangkitkan semangat berempati, kegiatan sosial ‘Donor Darah’ semacam yang diselenggarakan PMI Ranting Karangdadap sungguh layak mendapatkan apresiasi positif.

Kegiatan yang digawangi oleh kru Puskesmas  dan dipusatkan di hall kantor camat Karangdadap (26 Mei 2010) tersebut pada jam 10.00 pagi saja sudah berhasil mendapatkan 40 kantong darah yang diperoleh dari para pendonor yang terdiri dari siswa, guru, dan PNS lain serta masyarakat sekitar. Sayang darah saya tidak laku (kata petugas; tensinya ketinggian, mungkin karena semalaman kurang istirahat dan kebanyakan kopi).

Semoga kegiatan positif ini menjadikan kita terinspirasi untuk semakin meningkatkan kepekaan sosial kita untuk peduli antar sesama.

37 Tanggapan

  1. Lia pernah ikutan donor darah dulu pak…
    Pingin ikutan lagi nanti…

    Acaranya sukses ya pak… semoga menjadi inspirasi untuk yg lain🙂

  2. Pada hari Minggu, 23 Mei lalu, saat gebyar hari bakti dokter di Kendari, kami juga telah melakukan Donor Darah.
    Rasanya sungguh menyenangkan dan lega juga, bisa sedikit beramal demi kemanusiaan.

  3. Wah…ini teladan yang perlu dicontoh. Dan, segera diwujudkan di setiap pelosok tanah air Indonesia, terkhusus yang dapat melibatkan peserta didik dan guru demi kemanusiaan.

    Pak, saya sungguh salut adanya program ini. Di tempat kami belum ada. Doakan, Pak, agar dapat meneladani. Salam kekerabatan.

  4. hmm abis donor pasti makan mie isntan / susu dan telor , iyakan . kalo bedanya bekam , apaan tuh bekam. silahkan ikuti acara seminar nasional. untuk info selanjutnya silahkan kunjungi di seminar-nasional-tentang-at-thibbun-nabawi-obat-herbal-dalam-mengobati-kangker-dan-peyakit-degenaratif-lainya

  5. blue berharap sedemikian juga
    mantab postingannya
    salam hangat dari blue

  6. Yang penting hasil sosial itu dimanfaatkan bagi yang membutuhkan,,ya Pak
    Jangan dibisniskan

  7. setuju banget dah ama kegiatan begini2an…

  8. Kalau saya nggak pernah melakukan donor darah pak. Habisnya, saya pasti gagal ujian persyaratan untuk bisa menjadi pendonor. Btw, kegiatan ini bagus sekali digalakkan agar tidak ada lagi kita dengar tentang kelangkaan pencarian darah

  9. ke depan saya juga pengen ikutan donor ah..
    selama ini saya belum pernah ikutan..😀

  10. Wah saya dah lama nga donor nih, agak phobia sekarang. gara-gara kemarin sempat pingsan. Habisnya petugasnya ninggalin pergi gitu aja kebelakang, nga tau kantongku dah overload. salam kenal

  11. kalo yg ini terus terang saya belum berani… mending gotong-gotong orang daripada disuntik..😀

    • Heh… Mas, asal tahu, sejak SD sy juga paling ngeri jika harus berhadapan dengan jarum suntik. Saya baru berani disuntik lagi juga baru2 ini saja (setelah usia kepala 4).

  12. donor darah memang sangat bermanfaat untuk orang lain, selain itu akan membersihkan darah orang yang menyumbangkan darahnya

    salam sukses

  13. dulu waktu kuliah saya pernah 7 kali donor, sekarang gak pernah. karena gak ada tempatnya untuk mendonorkan.
    sukses pak

  14. Donor darah merupakan sadaqoh yang sangat berharga, dan memiliki tingkat manfaat bagi kesehatan di kedua belah pihak yaitu pendonor dan yang menerimanya.

    Cerahkan hati dengan pancaran sinar Illahi
    Tebarkan kedamaian dengan cinta kasih dan kelembutan.
    Tetaplah berkarya mengisi kreatifistas dengan pancaran cahaya Illahi
    Karyamu tetap dinanti…….

  15. Wah, acara yang bagus banget🙂
    Sekarang terlalu banyak yang sakit dan membutuhkan tranfusi darah.
    Hehe… kok bapak baru aja berani sama jarum suntik, Pak?

  16. Hmm..memang tanpa sadar kita ini sudah menjadi kaum matrerialis Mas, mungkin pengaruh tayangan televisi apalagi di kota-kota yang sudah menjamur mall2 membuat kita selalu haus untuk berbelanja. Memang patut mendapat apresiasi buat saudara kita petugas PMI. Kegiatan2 sosial memang kurang diminati. Sepertinya Mas harus mengurangi kopi he..he..

  17. Darah menjafi sesuatu sangat vital bagi orang-orang yang membutuhkannya. Sepengetauan saya hingga saat ini belum ada benda yang dapat menggantikan darah manusia.

    Beruntunglah, ternyata di dunia masih ada orang yang rela untuk berbagi dengan sesamanya, seperti dalam kegiatan di atas.

  18. Gk pnah ikt, takuT ma jarum suntik ma darah. ,hwah. .

  19. setuju.. ikut mndukung kgiatan sosial kyak gini, walopun lum prnah donor…🙂

  20. Setuju sekali Pak … Menyumbangkan darah adalah sebuah tindakan kemanusian yang di cintai oleh Tuhan Yang Maha Esa …

  21. selain itu Donor darah kan sehat … darah kita jadi bersih (kata teman saya dulu heee) …
    Ayo kita sumbangkan sebagian darah kita untuk sesama..

  22. saya sering dpt undangan donor darah, tp ketika mo donor kata petugasnya aku g boleh karena darah rendah…😦

  23. di kantor tempat saya bekerja juga selalu mengadakan kegiatan donor darah sebulan sekali..
    mudah²an dapat membantu orang lain yg membutuhkan amin…

    salam, ^_^

  24. alhamdulillah.. seneng rasanya melihat sahabat2 berdonor darah.. dah hampir 1 tahun blm donor darah.. pengen lg.. tp blm kesampaian

  25. sungguh kegiatan yang mulia pak🙂
    saya pengen banget donor.. tapi sayang🙂 saya punya Lupus😦

  26. yg begininih harus terus digalakkan…setetes darah untuk kemanusiaan

  27. donor darah memang penting,,,,

  28. donor darah telah bnyk menyelamat kan sesama kita,…
    jd jgn lupa donor darah y

  29. semangat semngat y mas
    salam hangat dari blue

  30. saya belum pernah donor darah.. dan jika ada kegiatan seperti ini lagi, saya niatkan untuk mengikutinnya.
    setuju dgn kegiatan2 seperti ini.. semoga makin banyak dan menjamur dinegara ini..

  31. wowow… kasihan deh…
    penggerak donor darah malah gak laku darahnya…
    jangan kebanyakan ngopi,
    emangnya mau donor kopi… hehehe….
    lekas sehat ya Pak Guru..

    sedj

  32. Kalau kita memiliki empati dan ketulusan, kita kan menemukan banyak cara untuk berbuat sesuatu bagi kemanusiaan. Alangkah baiknya gerakan donor darah ini semakin disosialisasikan, sebab ada sebagian masyarakat yang masih enggan melakukannya, khawatir kenapa-kenapa.

    Mudah-mudaha tulisannya bisa menggugah empati masyarakat kita.
    Terima kasih.

  33. semoga semua menjadi berkah untuk yang mendonorkan n yang menyelenggerakan…

  34. lha klo yg ini…Paak, alhamdullilaah sy udah star sejak jamannya duduk di sekolah spg hingga kini masih aktif jd dds

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: