Kreasi Merakit Microphone dengan Spidol Bekas

Berkecimpung di dunia multimedia tidak jarang kita dituntut untuk menyisipkan narasi atau dubbing dengan suara sendiri, misal saat kita melakukan video editing dan atau ketika seorang guru membuat multimedia pembelajaran. Dengan menggunakan Personal Computer (PC)sederhana yang kita miliki pun kita dapat melakukan perekaman (recording). Namun untuk memperoleh hasil rekaman yang bagus (jernih tanpa noise) ternyata masih banyak orang yang mengalami kesulitan. Barangkali bermanfaat, berikut akan saya urai pengalaman saya dalam mengatasi permasalahan tersebut.

Tahun 2004/2005 lalu, saya (seorang guru) merasa perlu mendalami multimedia sebagai alat bantu saya dalam mengajar. Saya buat dengan program aplikasi Powerpoint dan Macromedia Flash media-media saya ternyata oleh siswa disambut dengan sangat positif. Mereka senang ketika saya mengajar dengan menggunakan media tersebut. Sayapun semakin tertantang untuk lebih mengembangkan kemampuan saya dalam mengemas media-media saya agar lebih variatif (tidak monoton) hingga akhirnya saya menemui masalah ketika saya harus menyisipkan rekaman suara sendiri. Suara hasil rekaman disertai suara nggereng (dengung dan desis) yang sangat mengganggu. Saat itu memang saya menggunakan headset murahan. Oleh karenanya membelilah saya headset cukup mahal untuk ukuran guru seperti saya. Menggunakan headset baru hasil rekaman jauh lebih bagus, namun tetap saja masih ada noise. Semakin pusinglah saya. Apa mungkin karena PC saya saat itu yang hanya PIII-773Mhz dan RAM 128 Mb, ya? Ya, mungkin itu. Lalu saya diskusi dengan isteri dan sampailah pada persetujuan untuk Upgrade ke PIV-2,26 GHz dan RAM 256 Mb. E … e … masalah tetap tak teratasi. Oh My!

Suatu sore seperti biasa saya jalan-jalan naik motor dengan si kecil (anak kedua). Ketika melewati toko elektronika, tiba-tiba saja terbersit pikiran untuk berhenti di depannya, setelah merenung sejenak lalu membelilah saya sebuah mic kondensor kecil dan 2 meter kabel  beserta jeknya dengan total harga 5000 rupiah. Sesampai di rumah benda-benda elektronik tersebut saya rakit hingga siap saya uji-cobakan untuk merekam.  Hasil rekamannya, alamak …!!! Jauh lebih bagus dari headset yang belum lama saya beli (jernih, no noise at all). Betapa bahagianya saya saat itu. Dari coba-coba dengan hanya 5000 rupiah ternyata dapat mengatasi masalah. Microphone rakitan sendiri yang saya kemas dengan spidol bekas tersebut (gambar di atas)hingga kini masih tetap setia menemani saya dalam berkreasi di bidang multimedia.

Semoga pengalaman saya dapat menginspirasi anda bahwa:

  • Kreatif tidak selalu harus dengan biaya besar
  • Kita tidak seyogyanya terburu-buru putus asa dan yakinlah bahwa WHERE THERE IS A WILL THERE MUST BE A WAY.

Bagi yang membutuhkan tutorial merekam suara dengan komputer, klik di SINI.

Salam kreatif!!!

68 Tanggapan

  1. rekaman di ruangan sepi sepertinya menambah kualitas media interaktif anda..jika bisa memakain banyak software pendukung audio..
    sukses

  2. apa pun bisa di manfaatkan asal mau berusaha…,

  3. Kreatifitas memang tidak ada batasnya, tetapi juga harus didukung dengan pengetahuan yang memadai mas, kalau tidak, menurut saya juga tidak bisa berjalan dengan baik.

  4. Wah .wahhhh… Jannnnnn … kreatif Tenan ki Pak Guru ….
    ide itu kadang datangnya tiba2 tapi kalau gak buru2 di realisaikan kadang menguap … wah salut …. dengan kreasinya … mantab ….

  5. Sungguh kreatif, pengalaman yg bermanfaat tentunya.

  6. Dua pesan terakhirnya, sangat setuju

  7. Setelah membelilah saya, lalu mencobalah dan menyukseslah.

    He he, pa kabar pak mursyid? Jalanan ke talun yg hancur bikin hari saya kian pendek saja….

    • Tetap semangat p Zul, semakin banyak rintangan yang kita hadapi semakin matanglah kita di kemudian hari. Sepanjang kita melakukan segala sesuatu dengan penuh ikhlas, Insya Allah semua menjadi mudah.
      Ngomong sih gampang, ya? Tapi saya harus bilang apa selain itu?
      Salam untuk semua teman di Talun 2.

  8. wah, bener3 kreatif, pak. dengan pembelajaran berbasis multimedia, materi yang sulit jadi lebih mudah, sesuatu yang abstrak jadi makin konkret.

  9. Subhanallah…
    Mudah2an selalu muncul will itu ya Pak, jadinya selalu bisa berkreasi…

  10. dahsyat
    kreatif🙂

  11. siip pak..salut buat kreativitasnya…

  12. wah keren pak bisa tak coba nih…..

  13. terimakasih banyak informasi dan tipsnya pak…. selamat sore pak…

  14. Pak Mursyid memang kreatif…
    Terus berbagi pak

  15. wah keren pak, kayak microphone nya anggota pansus hehehehe, kreatif !!

  16. Selamat malam mursyid, senang bisa mengunjungi blognya yang bagus, mursyid jika kita melihat lebih dalam lagi perkembangannya multimedia mencakup juga kinetik (gerak) dan bau yang merupakan konsupsi indra penciuman. Multimedia mulai memasukkan unsur kinetik sejak diaplikasikan pada pertunjukan film 3 dimensi yang digabungkan dengan gerakan pada kursi tempat duduk penonton. Kinetik dan film 3 dimensi membangkitkan sens rialistis. Semoga kita dapat mengikuti perkembangan IT ini agar tdk ditinggalkan zaman. Terima kasih postingannya, Sukses untuk anda.

    Regards, agnes sekar

  17. kunjungan balix dan perdanax..kreatif sekali pak..wah murid mana yang gak seneng punya guru kreatif kayak Bapak🙂

  18. Pak Mursyid sangat kreatif…
    posting ini sangat berguna untuk menggugah pembaca menjadi kreatif tidaklah perlu mahal mahal

  19. setuju pak, kreatif tidak selalu dengan biaya yg besar. semakin banyak orng kreatif, pengangguran pasti semakin menurun, bangsa ini pasti akan maju. hehe.. semangat pak..

    salam hangat..😀

  20. kunjungan balik pak Guru.. wah kreatif nih pak guru,, ngajar mata pelajaran apa pak?

  21. ini dia ni guru yang ulet, pantang menyerah. lanjutkan perjuangan pak!!

  22. Mas Mursyid,
    Saya malah jadi menghayal andai saja guru-guru mayoritas kreatif seperti sampeyan….

  23. postingannya bisa menjadi motivasi nih…,

    bahwa kreatifitas itu tidak harus mahal.. kita bisa saja memanfaatkan apa saja yg ada disekitar untuk dijadikan sesuatu yg lebih bermanfaat..,

    setuju.. “if there is a will there is a way”

  24. Tabea… Salam kenal balik dari Manado. Nice blok. Thanks,-

  25. Kreativitas Pak Guru bisa menjadi contoh bagi anak-anak untuk terus menggali potensi dan mengembangkan ide-ide mereka. Dan juga tak harus mahal. Dari yang harga nya murah itu justru dapat menghasilkan sesuatu yang lebih baik dari yang berharga mahal.

  26. kreatifitas yang mantap Pak, sukses selalu

  27. Salut dengan Pak Mursyid yang rajin dan kreatif. Rasanya ingin mengenal lebih dekat nih.

  28. keren pak! salut dengan segala kreativitas, menikmati proses utak atik dari bahan yang murah pastinya puas banget setelah berhasil ya Pak.

  29. Betul, setuju sekali. Banyak orang menduga jika kreatif itu disamakan dengan mahal dan ribet, padahal inti dari kreatif itu sendiri adalah mencari kemudahan.
    Salut untuk bapak!😀

  30. Hebat juga bapak guru ini… Kreatifitas Seorang Umar Bakri di Era Saat ini…

  31. Assalamu’alaikum, Subhanallah, Bapak sangat kreatif , mengutak-atik dan memanfaatkan apa yg ada disekitar Bapak, kemudian membuatnya menjadi sesuatu yg berguna. (Dewi Yana)

  32. wah kreatif sekali kang.. terus berkarya kang..

  33. guru yg kreatif ^^

    salam sayank….

  34. Assalaamu’alaikum

    Saya turut berbangga dengan kretiviti yang ditonjolkan oleh Pak MMursyid. Semoga menjadi teladan kepada para guru untuk berdaya maju dan inovasi dalam mencipta sesuatu yang diperlukan bagi kemudahan pendidikan.

  35. wew… kreatip sekaliiii… saluuut

  36. wah jadi ngiri ginih😉
    btw…. sepertinyah bakal sering kemari, mo ngintip proses kreatif😉
    salam dari mBandunk

  37. Wah…luar biasa Pak Mursyid. Sudah seharusnya kita kreatif. Supaya kita ga kalah dari negri lain…

  38. Pengalaman yang sama persis dengan saya pak. Saya juga sering menggunakan Powerpoint dan Macromedia Flash buat media pembelajaran dan sy mengalami permasalahn yg sama.
    Terima kasih tips dan kreatifitas bapak. Boleh saya coba??

  39. Salam kenal Pak Mursyid, tulisannya berbobot sekali… minta ijin untuk link blog anda Pak.
    Btw, thanks sudah mampir di blog saya…

  40. wah…wah…kreatif sekali bapak guru ini🙂
    thanks udah mampir ke blog ku yaaa:)

  41. Kalo semua guru sekreatif Anda, dan diajarkan pada muridnya, bakalan canggih-canggih nih anak didiknya.

    Itu spidolnya dua biji, Pak? Kok jadi panjang amat gitu…

  42. Pengetahuan teknis dasar sangat diperlukan dalam mewujudkan ide kreatif kita, sepertinya dengan banyak membaca kita semua mampu mewujudkan itu ya,pak. Salam jepret!

  43. benar2 kreatif pak guru, menginspirasi murid2 semua tentunya karena dapat melihat langsung…informasi yang mantap merekem suara lewat komputer..

  44. saya pernah juga bikin kek sampean itu pak.. mantab ya
    kita puas kalau hasil payahkita berhasil,..walaupun kadang orang berkata..”ooo kalau gitu saya juga bisa”

  45. wah, kreatif bgt pak… bisa dicontoh ni…😀

  46. Ternyata bapak kreatif juga ya…

  47. salam kreatif..
    wah emang bener2 kreatif…
    makasih infonya..
    salam kenal pak…

  48. Sebelumnya afwan (maaf) Bapak! Arief baru kunjung,karena kegiatan OSIS d’Pesantren seabrek sekali,HEe,,,,

    Tapi masalah trick yang Bapak tulis d’atas mantap sekali!!! Kreatif & Imajinatif,,,

    Tetap semangat yaa Pak jadi Guru Tanpa Jasa.Salam…

  49. semoga banyak orng yg kreatif dinegara ini.
    moga masih sehat, semangat dan terus berkarya.. merdeka. !!😀

  50. Sharing yg menarik sekali, saya suka motivasinya, semangatnya, juga kreatifnya…tentu
    Salam hangat, salam damai, salam sukses selalu ya Pak…

  51. Assalamu’alaikum, seandainya semua orang se-kreatif Bapak.. (Dewi Yana)

  52. berkunjung sore hari sambil mengawali aktifitas rutin harian.

    waaahh…. tips menarik Pak. Memang, daripada harus beli mic atawa hetset yang mahal mending berkreasi sendiri. murah meriah dan yang penting bisa digunakan. Toh faedahnya sama. Sama-sama bisa merekam suara. Khan tergantung sofware perekamnya aja.

  53. waaah…ini baru namanya kreatif. salut buat bapak..semoga tetap ada ide2 menarik yang bisa dituangkan disini…semangat

  54. wah coba dari awal dipikirin dulu solusi kreatif nya, jd ga perlu beli baru..
    tp ya sudahlah, jd kan tau bahwa membeli benda yg lebih mahal belum tentu solusi terbaik
    semangat Pak!

  55. senang rasanya masih bisa berkunjung di rumah sahabat di akhir pekan ini, salam dari kalimantan tengah 00:19

  56. senang rasanya masih bisa berkunjung di rumah sahabat di akhir pekan ini, salam dari kalimantan tengah 06:10

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: