Gumamku Tentang Pertiwi

Aku selalu berusaha pragmatis dalam menjalani hidup. Kata sebagian orang aku sering juga bersikap idealis dan kadang lebih suka tidak teoritis. Bahkan tidak jarang aku berkata dengan nada keras ketika mendapati, melihat, merasakan, dan atau mendengar sesuatu yang menyimpang dari pakem (penilaian umum). Tetapi akhir-akhir ini aku lebih banyak diam untuk merenung, bukan melamun/ ngelantur. Ya, sebatas merenung, karena hanya itu yang kali ini dapat kuperbuat mendapati realita semakin panasnya atmosfir negeri ini disebabkan semakin banyaknya orang yang jauh  dari jati dirinya sebagai manusia dan bangsa.

Untuk mewujudkan bangsa dan negara yang gemah ripah loh jinawi pakar pendidkan mengatakan bahwa pendidikan harus lebih dulu dibenahi, baru yang lain. Ekonom mengatakan, ekonomi dulu diperbaiki, yang lain belakangan. Pakar hukum mengatakan hukum dulu yang harus ditegakkan. Politisi mengatakan, politik harus duluan stabil, yang lain nanti. Al hasil semuanya jadi kabur. Pendidikan diributkan oleh kontroversi UN, gaduh golongan ekonomi lemah yang ngantri mendapatkan daging qurban jadi pemandangan, hukum heboh oleh kasus cicak dan buaya, dan suhu politik panas oleh kasus Century. Serasa tak secercahpun nuansa nyaman menyertai negeri ini.

Semoga nur Illahi segera menyinari bumi pertiwi.

36 Tanggapan

  1. Mungkin ini jalan bagi bangsa Indonesia menjadi dewasa Mas

  2. itu kan tergantung asumsi individu bang, aspek mana dulu yang harus ditinggikan prioritasnya… bagi saya sih, pendidikan dahulu.. itu adalah akar dari semua kondisi yang akan melanda negara ini di masa mendatang….
    karena kita sudah bisa mengambil gambaran apa jadinya negara ke depan bila pendidikan sekarang seperti ini….

    nomor 2 baru hukum….

    salam hangat dari padang

  3. mana yang harus dibenahi, saya tidak tahu mana yang harus lebih dulu, karena ilmu saya sangattt cetek.
    hanya bisa berharap dan berdoa, semoga bangsa ini menjadi lebih baik, sejahtera, aman dan tenteram.

    Cara Membuat Web

    • Amii…n! Kita semua berharap demikian. Tetapi harus digarisbawahi bahwa negara2 maju sangat berkepentingan dengan tidak majunya Indonesia, karena Indonesia merupakan pasar yang sangat menguntungkan bagi mereka. Semoga para pakar penentu kebijakan dan praktisi ilmu pengetahuan sadar benar akan hal ini. Jika Indonesia terus ribut, bangsa-bangsa lain malah bertepuk tangan, dan bahkan mereka tidak eman mengeluarkan dana hibah demi tetap stagnannya pembangunan di Indonesia.

  4. Assalamu’alaikum kunjungan balik hehehe…ini juga ok mas lognya n salam balik dari Bandung

    Salam sukses n ay lap yu pulll

  5. proses pendewasaan negeri ini sedang berjalan, dan akan makan banyak korban, itulah proses…

  6. habis ribut terbitlah terang semoga cepat berlalu

  7. yang terpenting dulu lah yang didahulukan,. kuncinya kesadaran dari diri sendiri, merasa diri sendiri paling benar itu yang menghambat.

  8. terima kasih infonya

  9. Setiap hari kita semua memang harus banyak belajar sehingga bisa saling melengkapi bukan untuk saling berebut saling mendahului.
    Semoga meskipun pelan namun pasti segera ada perubahan ke arah yang lebih baik. Amin.

  10. Ha…ha..ha..ha…
    Baru sadar Pak saya,setelah membaca artikel ini,memang kalo kita pikir memang semua pakar selalu mengatakan dvisi dialah yang harus diutamakan :P 
    Jadi kalo ada lima departemen saja jadi bingung yah 😀
    Namun semoga nantinya ada keputusan yang mengatakan divisi inilah yang diutamakan baru kemudian yang ini dan seterusnya 😀
    Kalo semua harus nomor satu gak mungkinkan ..?

  11. Semua berawal dari niat yang tak lurus. Jika kita semua meluruskan niat ” bekerja untuk ibadah”, Insya Allah akan mendapat ridho,bimbungan dan petunjuk-Nya.
    salam hangat dari Surabaya

  12. Pendidikan harus dinomor satukan karena bidang inilah yang akan mejadi pondasi kehidupan manusia. yang harus dihindari adalah adanya mendewa-dewakan ijazah agar murid/mahasiswa belajar bukan sekedar untuk mendapatkan ijazah tetapi benar2 menyerap ilmunya.
    Salam hangat dari Surabaya

  13. Saya jarang memperhatikan keadaan bangsa akhir-akhir ini Pak. Cuma selalu menikmati hidup sendiri dan berusaha memperbaiki tampilan diri di kelas yang saya masuki.
    Hampir muak dengan segala yang terjadi dalam negara ini.
    Hanya sebuah kesadaran, usaha untuk memulainya dari diri.
    Tadi pagi baru dengar sebuah nasehat : Orang dewasa adalah orang yang ketika mendapat sebuah masalah bisa menyadarinya sebagai langkah untuk mendapatkan hikmah.
    Semoga bangsa kita juga begitu adanya ..
    Amin …🙂

    • Saudara Abied, bang Dangstar, bu Puspita, mas Narno, dan dhe Cholik:
      Terimakasih sampun kersa rawuh paring komentar. Saya yakin kita semua saat ini tengah merasakan hal t\yang tidak jauh berbeda.
      Khusus dhe Choliq, mohon maaf nampaknya saya nggak bisa ikut meramaikan parade puisi cinta yang dhe Cholig pandegani. Maklum, suasana hati saya sedang kurang mendukung untuk merangkai kata-kata indah seputar cinta, setidaknya untuk saat ini.

  14. semoga dengan ini Indonesia lebih dewasa lagi pak…

  15. Kebanyakan ahli bicara semua jadi bingung, ya. Mending zzzzz……
    Salam kenal.
    ALRIS

  16. Kalau kita teriak bahwa pendidikan itu hal utama dan harus diutamakan, maka orang lain akan berkomentar…ya iyalah situ khan guru, coba bukan guru pasti akan berkata lain…
    apa iya ya..bahwa pendidikan bisa dinomor sekiankan
    .
    .
    setelah kita “berhasil” dengan keterbelakangan pendidikan, ekonomi dan penegakanhuklum, masihkah kita bangga dengan menomorsekiankan pendidikan?
    salut pak…

  17. dan karena saya seorang pendidik, mestinya pendidikan yang harus diutamakan, pak mursyid, hehe …. doh, makin ndak jelas nih nasib negeri ini, pak. belum tuntas kasus yang satu, sudah muncul kasus lain yang tak kalah rumit dan kompleks.

    • Semoga semua yang sedang ribut benar2 sedang meributkan kepentingan rakyat, bukan balas dendam politik yang hanya bikin Indonesia semakin runyam.

  18. nice writing sir

    Hi salam kenal just blogwalking doang. main dong ke blog saya

    http://blog.unsri.ac.id/kaskuserr/nais-inpo-gan/mrlist/1234/

    http://blog.unsri.ac.id/kaskuserr/news/mrlist/1233/

    dijamin bikin KETAGIHAN..!!!

    salam

    (^_^)

  19. rakyat kecil seperti saya cuma bisa berdoa dan berusaha menjalani profesi sebaik mungkin😀

  20. Mas, saya setuju dengan pembenahan pendidikan, bahkan seharusnya dimulai dari pendidikan dasar … sekarang pertanyaannya apa yang harus dbenahi dan bagaimana?

    • Pertanyaan bang Iksa terlalu universal dijawabnya. Tetapi sudah terlalu banyak artikel para pakar yang membahas masalah ini mulai dari sarpras, kurikulum, sampai pada peningkatan kwalitas pengelola sekolah.

  21. Hello man!

    It is my first time here. I just wanted to say hi!

  22. Good day!
    I’ve recently found
    a marvelous search engine –
    baza sie pojebala
    P.S. Yahoo – everything will be found! Google: nothing was really lost…

    See you!

  23. I love this site mmursyidpw.wordpress.com. Lot of great information. I am Tech guy. I have been a Desktop Technician since 1997 but have tons of other interests. In my spare time… Oh, wait I don’t have any of that (just kidding). Anyways, I have been aware of this website for quite some time and decided to join the community and contribute as well as learn a lot from others. I am excited to get started on the forum and am looking forward to a great journey together. Lots of potential friends and I look forward to meeting many online.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: