Meningkatkan Mutu Guru Melalui Program BERMUTU

Better Education through Reformed Management and Universal Teacher Upgrading (BERMUTU) adalah sebuah program peningkatan profesionalitas guru yang dicanangkan pemerintah. Tahukah anda berapa jumlah dana yang dibutuhkan untuk membiayai program BERMUTU ini?

Program BERMUTU yang dimulai pada 2008 sampai dengan 2013 membutuhkan dana sebanyak US$ 195.06 juta. Dana tersebut merupakan kontribusi dari Pemerintah Indonesia (US$ 57,1 juta), hibah Pemerintah Belanda (US$ 52 juta), International Development Association (US$ 61,5 juta), dan International Bank for Reconstruction and Development (US$ 24,5 juta). Program ini mencakup 75 kabupaten/kota yang tersebar di 16 provinsi termasuk lima kabupaten penyelenggara program pilot pada 2006 yakni, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Lombok Barat Provinsi NTB, Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo, dan Kabupaten Merauke Provinsi Papua. Memang tidak seluruh kabupaten/kota memperoleh dana program ini. Hanya daerah yang sanggup menyediakan dana pendampinglah yang berpeluang memperoleh quota.

Alhamdulillah kabupaten Pekalongan (tempat penulis tinggal dan bekerja) nampaknya termasuk yang akan mendapatkan kesempatan untuk memperoleh jatah dana pada program ini. Ini berarti kabupaten Pekalongan telah sanggup menyediakan dana pendamping seperti yang disyaratkan. Ini berarti pula bahwa pemerintah daerah benar-benar menaruh kepedulian yang tinggi terhadap pendidikan. Sekarang, tinggal bagaimana menyiasati agar program BERMUTU ini dapat dilaksanakan dengan bermutu (jangan terkesan asal jalan) sehingga menghasilkan out come yang bermutu pula. Sekali lagi, pelaksanaan segala kegiatan yang didanai program BERMUTU harus bermutu, dan jangan sampai ada sedikitpun kesan ora mutu.

About these ads

14 Tanggapan

  1. Ada lagi program BERMUTU yg lain…
    Bermutu = punya putu = punya cucu…

  2. Saya mengucapkan SELAMAT menjalankan PUASA RAMADHAN.. sekaligus Mohon Maaf Lahir dan Bathin jika ada kata kata maupun omongan dan pendapat yang telah menyinggung atau melukai perasaan para sahabat dan saudaraku yang kucinta dan kusayangi.. semoga bulan puasa ini menjadi momentum yang baik dalam melangkah dan menghampiriNYA.. dan menjadikan kita manusia seutuhnya meliputi lahir dan bathin.. meraih kesadaran diri manusia utuh.. meraih Fitrah Diri dalam Jiwa Jiwa yang Tenang

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
    I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

  3. entahlah pak, kadang saya pesimis program ini bisa berjalan sebagaimana diharapkan. programnya bagus, namun harus diikuti praktik yg benar-benar terencana dan terprogram

  4. Pak Zul, setidaknya kita jangan kehilangan idealisme.

  5. Semoga sukses….
    Makanya perlu kontrol dari semua pihak, agar berjalan…

  6. Semoga program dan pelaksanaannya seiring sejalan.

    Hidup guru Indonesia.

    • saya sebagai pelaksana dibawah ,ada sedikit kehawatiran karena tidak semua unsur mengerti tentang program bermutu ini ,saran sayah mari kita sama sama duduk bareng guru, kepala sekolah ,UPTD pendidikan maupun dinas pendidikan kabupaten ,samakan persepsi tentang program bermutu .

  7. boleh gak pesimis….

  8. @ p budi,
    Posting saya ini bukan propaganda, melainkan harapan. Kebetulan saya bukan salah satu guru yang ikut menangani program ini. Berharap boleh, kan.

  9. assalamualaikum

    visit elearning gunadarma university

    http://elearning.gunadarma.ac.id

    Research,there are several research topics that could be your research ideas.

    http://repository.gunadarma.ac.id

    Small study,

    http://library.gunadarma.ac.id/penulisan.html

    may be usefull and Indonesia supported educational progress..

    thank you!!

  10. klo pengin pendidikan bermutu, gurunya harus bermutu pula. supaya guru bermutu, maka kampus tempat mencetak guru harus bermutu. jangan asal mewisuda meskipun mahasiswa calon guru itu belum menguasai materi (belum layak menjadi guru). lebih baik men-DO satu calon guru daripada bangsa kita menjadi bangsa yang bodoh. sebaiknya fakultas keguruan harus benar-benar bermutu dan melakukan seleksi yang ketat (diatas rata2fakultas lain) kepada calon mahasiswanya. bagaimana intelektualitasnya, idealismenya, dan semangat untuk mengabdi dan memajukan bangsa.
    JAYALAH GURU !!!

  11. Saya kagum dengan bapak. Tolong informasinya cara mendapatkan web dan pengelolaannya

  12. Rata-rata guru yang akan pengsiun kurang dari tiga tahun kalau diikutsertakan pasti menolak, dengan alasan sebentar lagi akan pengsiun, bagaimana dan mohon tanggapan serta saran bagi kkg pelaksana bermutu

    • Dapat dimengerti khusus bagi guru dengan kasus usia tersebut. Namun sesungguhnya akan lebih bersahaja kalau justru di masa-masa akhir jabatannya guru tersebut menunjukkan sikap lebih dari biasanya agar kelak ketika pensiun kesan baik yang akan menjadi tinggalannya. Lagi pula kita sering menyuarakan long-life-education (belajar tidak mengenal batas usia).

Komentar ditutup.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 273 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: